DYK Mempawah Miliki Pimpinan Baru

img-20161029-wa000

Ny. Ida Farida Mahmud didampingi suami (dok.dykmempawah)

Jumat, 27 Januari 2017 Dharmayukti Karini Mempawah mengadakan pemilihan Ketua Cabang yang baru. Sebagaimana ketentuan di dalam pasal 17 AD/ART Dharmayukti Karini terbaru, bahwa apabila Pengadilan Negeri dipimpin oleh seorang hakim perempuan, maka ketua cabang DYK dipilih melalui pemilihan.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB dibuka oleh pembawa acara Ny. Anita Fahrurrozi, Lc. Acara dilanjutkan dengan menyayikan lagu Hymne dan Mars DYK yang dipandu oleh Ny. Nur Afni Fajar. Setelah itu, pembawa acara menyerahkan agenda pemilihan ketua cabang kepada ketua seksi organisasi DYK Mempawah Ny. dr. Lestari Arlian.

Ada dua calon ketua cabang yang diusulkan oleh anggota, yaitu Ny. Ida Farida Mahmud yang merupakan istri dari Ketua PA Mempawah, dan Ny. Dewi Komang yang merupakan isteri dari wakil Ketua PN Mempawah. Dari pemilihan tersebut Ny. Ida Farida Mahmud meraih suara terbanyak. Semua anggota menerima hasil pemilihan tersebut. Dengan demikian Ketua Cabang Dharmayukti Karini Mempawah yang baru, diamanahkan kepada Ny. Ida Farida Mahmud hingga akhir periode kepengurusan yaitu tahun 2019. Setelah terpilih Ny. Ida langsung mengadakan perombakan pengurus, baik karena anggota sudah pindah atau berhalangan. Semoga di dalam kepemimpinan beliau DYK Mempawah semakin maju dan membanggakan. Amin.

Advertisements

DYK Mempawah Raih Juara 1 Lomba Merangkai Buah Kombinasi Sayur Lokal se-Kalbar

img-20161114-wa006

Senyum kemenangan Ny. Ida Farida Mahmud dan Ny. Dewi Komang Dedie P setelah dinobatkan sebagai juara 1 lomba merangkai buah dan sayur lokal (dok.dykmempawah)

Senin, 14 November 2016, DYK Mempawah menghadiri acara pertemuan rutin dan silaturrahmi Dharmayukti Karini daerah dan cabang se-Kalimantan Barat di Pengadilan Tinggi Pontianak. Acara yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun sekali itu, diwakili oleh ibu wakil ketua I, ibu wakil ketua II, koordinator bidang organisasi, sekretaris, bendahara dan beberapa anggota DYK Mempawah.

img-20161114-wa002-001

Hasil kreasi juara 1 merangkai buah dan sayuran lokal tim DYK Mempawah (dok.dykmempawah)

Dalam acara tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya penyampaian laporan kegiatan rutin, HUT DYK dan laporan BDBS dari setiap cabang DYK Se-Kalimantan Barat. Selain itu ada juga kegiatan bazar, demo masak bubur pedas masakan khas daerah Sambas, proses pembuatan kerupuk basah yang merupakan makanan khas daerah Putussibau, dan lomba merangkai buah kombinasi sayur lokal.

Dalam lomba kali ini DYK Mempawah mengirim dua utusan untuk unjuk keterampilan yaitu Ny. Ida Farida Mahmud dan Ny. Dewi Komang Dediek P. Keduanya berhasil meraih gelar juara pertama dalam ajang lomba se-Kalimantan Barat itu. “Ini kemenangan untuk Mempawah”, ujar Ny, Ida Mahmud kepada redaksi.

img-20161115-wa000

senyum kebahagiaan usai berkompetisi (dok.dykmempawah)

DYK Mempawah juga turut berpartisipasi dalam memeriahkan stand bazar, dengan menampilkan produk-produk hasil buatan anggota. Produk-produk itu diantaranya, aneka bros cantik hasil buatan tangan Ny. Hinda Harisman, kreasi dari manik-manik berupa gantungan kunci, bros, tempat tisu, tas manik-manik hasil kerajinan tangan Ny. Fajar Hernawan, juga cake tape, juga cai kue oleh Ibu Dini.

Acara kali ini sangat berkesan, tidak hanya membawa pulang piala kemenangan uk DYK Mempawah, namun acara ini juga menjadi media edukasi bagi para wanita di lingkungan peradilan, serta sebagai ajang menjalin persatuan sesama anggota Dharnayukti Karini se Kalimantan Barat.

DYK Mempawah Merayakan HUT ke-14

img-20161029-wa000

anggota DYK Mempawah berpose usai pemotongan tumpeng HUT DYK ke-14 (dok.dykmempawah)

Jumat, 28 Oktober 2016,  Dharmayukti Karini cabang Mempawah Kalimantan Barat merayakan Hari Ulang Tahun. Organiasi wanita di lingkungan peradilan tersebut kini menapaki usia yang ke-14. Acara yang dihelat di Pengadian Agama Mempawah tersebut dihadiri oleh anggota, baik dari Pengadilan Negeri maupun dari Pengadilan Agama.

Seluruh anggota yang hadir sangat antusias dalam acara kali ini. Bahkan ada salah seorang anggota yang mengatakan bahwa perayaan tahun ini berbeda dengan perayaan-perayaan sebelumnya. Kali ini acara dimeriahkan dengan bazar produk-produk kreatif hasil karya anggota. Selain itu juga dimeriahkan dengan peluncuran buletin dan blog Darmayukti Karini cabang Mempawah.

img-20161029-wa001

tim paduan suara PA Mempawah menyanyikan hymne dan Mars Dharmayukti Karini (dok.dykmempawah)

Acara dimulai pada pukul sembilan pagi, dengan dibuka oleh Ny. Norika sebagai MC. Kemudian para anggota berdiri untuk menyanyikan hymne dan mars Dharmayukti Karini bersama tim paduan suara dari PA Mempawah yang bersuara merdu diiringi piano. Pemotongan tumpeng dan kue menjadi puncak acara. Khusus untuk kue kali ini dibuat spesial oleh Ibu Sofi sendiri. Beliau adalah ketua PN Mempawah sekaligus pelindung organisasi Dharmayukti Karini Mempawah. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan berbelanja produk bazar.

img-20161028-3781

bros cantik hasil kreasi anggota DYK Mempawah (dok.dykmempawah)

img-20161028-03771

hasil kerajinan tangan anggota (dok.dykmempawah)

Perayaan HUT berlangsung sukses dan ditutup dengan doa.

Pengurus Dharmayukti Karini Mempawah 2016-2019 Dikukuhkan

IMG-20160131-WA004-002

Pengurus Dharmayukti Karini Kabupaten Mempawah Periode 2016-2019 (dok.dyk)

Dharmayukti Karini Kabupaten Mempawah, mengadakan Musyawarah Cabang V. Musyawarah organisasi wanita peradilan tersebut, diselenggarakan di Aula Pengadilan Agama Mempawah, pada Jumat, 29 Januari 2016.

Musyawarah yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dibuka oleh ketua Dharmayukti Mempawah ibu Dra. Sri Utami Sulistiyowati, M.Hum. Acara yang diselenggarakan tiga tahun sekali tersebut, memiliki beberapa agenda, diantaranya laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2012-2015, pembahasan program kerja, serta penetapan pengurus periode 2016-2019.

Dalam pembahasan program kerja, para anggota bertukar pendapat seputar pembahasan program-program kerja periode 2016-2019 dengan dipandu oleh ibu Yossi Wanjofrizal. Acara berjalan cukup dinamis dan santai. Saat pembahasan program kerja usai, pengurus baru pun ditunjuk melalui musyawarah. Setelah semua menyepakati program kerja dan susunan kepengurusan yang baru, pengukuhan pun dilaksanakan. Acara ditutup dengan ramah tamah. Semua berharap dengan adanya kepengurusan baru, Dharmayuktikarini cabang Mempawah dapat terus eksis dengan program-program kerjanya sebagai organisasi wanita peradilan di Kabupaten Mempawah.

Dharmayukti Karini berarti wanita yang mengabdi dengan jujur dan bijaksana. Karena itu seluruh pengurus dan anggota harus mampu bersinergi sehingga mampu mewujudkan visi Mahkamah Agung yakni terwujudnya peradilan Indonesia yang agung.

Sebagai organisasi yang menaungi para istri hakim dan pegawai pengadilan, ia diharapkan dapat menjadi wadah untuk aktualisasi diri dan sosialisasi bagi setiap anggotanya. Para istri memiliki peran penting dalam memberikan motivasi kepada para suami dalam bekerja dengan jujur, baik dan bijaksana. Istri juga mempunyai andil besar untuk menjaga ketenangan dan kedamaian suaminya. Ketika istri mampu menjalankan tugasnya dengan baik, maka para suami dapat menjalankan tugas pengabdian negara dengan baik dan optimal. Sebaliknya jika istri suka menyusahkan suami dengan menuntut sesuatu yang berlebihan, suami akan terbebani dan terganggu kinerjanya. Akibatnya suami bisa melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti suap dan korupsi. Oleh karena itu peran pengurus dan seluruh anggota sangat penting agar silaturrahmi dan sinergi diantara anggota dapat terus terjalin.

Jaya Dharmayukti Karini selamanya.

Dharmayukti Karini Mempawah Rayakan HUT ke-13

IMG-20151009-02354

Pemotongan tumpeng (dok.dyk mempawah)

Jum’at tanggal 9 Oktober 2015, Pengadilan Negeri Mempawah merayakan acara HUT Dharmayukti Karini ke-13
bertemakan”Mempersiapkan Kemandirian Anggota Untuk Mewujudkan Visi Misi Dan Penyerahan BDBS Tahun 2015″. Acara tersebut diikuti oleh seluruh anggota dharmayukti karini cabang Mempawah.
Acara dimulai dari menyanyikan Hymne dan Mars Dharmayukti Karini selanjutnya dibuka dengan Doa,lalu Penyambutan dari Pembina kemudian Pemotongan Tumpeng sebagai simbol merayakan HUT Dharmayukti Karini yang ke-13.
Sesuai dengan tema melalui Dharmayukti Karini tersebut penyerahan BDBS tahun 2015 yang diserahkan kepada beberapa anak dari Pegawai Pengadilan Negeri Mempawah serta Pengadilan Agama Mempawah

IMG-20151009-02364

penyerahan dana BDBS 2015 (dok.dykmempawah)

Untuk lebih memeriahkan acara perayaan HUT Dharmayukti Karini cabang Mempawah tersebut
diadakan acara berbagai lomba yakni lomba Karauke dan lomba Merias Wajah
Pemenang dari lomba tersebut mendapatkan hadiah yang diberikan kepada Juara ke-1,Juara ke-2,dan Juara ke-3

Acara ditutup dengan pemberian hadiah kepada yang memenangkan lomba
kemudian diakhiri dengan memanjatkan Doa atas rasa syukur akan karena acara
Perayaan HUT Dharmayukti Karini yang ke-13 berjalan dan berlangsung dengan lancar.

sumber: pn-mempawah.go.id

Juara 1 Lomba Pidato se-Kalbar

 

20140823_164506

Ketua Dharmayukti Karini Daerah (nomor 4 dari kanan) berfoto bersama rombongan dari Cabang Mempawah seusai menyerahkan hadiah kepada Juara I Lomba Pidato, Anita Qurroti A’yuni (paling kanan). Tampak juga Ketua I Dharmayukti Karini Cabang Mempawah, Ny. Yosi Wanjofrizal (nomor 2 dari kanan)

Sabtu (23/8/2014) Dharmayukti Karini Cabang Mempawah meraih Juara I Lomba Pidato antar-Dharmayukti Karini Se-Kalimantan Barat. Lomba digelar bersamaan dengan pertemuan rutin enam bulanan organisasi istri-istri aparatur pengadilan tersebut.

Utusan Dharmayukti Karini Cabang Mempawah yang memenangi lomba pidato adalah Anita Qurroti A’yuni, Lc. yang merupakan istri dari hakim PA Mempawah, Fahrurrozi, SHI.

Mendapat nomor undian 8, perempuan kelahiran Jombang 28 tahun lalu itu tampil dengan percaya diri. Jika peserta lain membawa teks, ia tampil paperless alias tanpa teks. Tampak ia betul-betul menguasai materi yang disampaikannya. Tak heran, penampilannya mengundang berkali-kali applaus dari hadirin yang memadati Balai Kota Singkawang.

Dalam durasi 10 menit, Anita mengemukakan peranan istri-istri aparatur pengadilan dalam mengisi pembangunan. “Kita bersyukur hidup di alam kemerdekaan. Kita dapat berkumpul, berorganisasi dalam suasana yang aman dan bahagia. Kita patut bersyukur tak perlu memikul senjata, berperang seperti Cut Nyak Dien, Cut Nyak Meutia, Martha Christina Tiahahu dan Nyi Ageng Serang, dengan mengorbankan harta benda, keluarga bahkan nyawa untuk bisa menghirup kebebasan seperti sekarang ini, Maka sudah sepantasnya kita wujudkan rasa syukur kita itu dalam bentuk usaha nyata memajukan bangsa dan negara,” kata Anita mengawali pidatonya.

“John F Kennedy dalam pidato innagurasinya sebagai presiden Amerika pada tahun 1961 mengatakan, Ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country. Artinya jangan tanya apa yang negaramu dapat berikan kepadamu, tapi tanyakanlah apa yang kamu dapat berikan kepada negaramu. Pertanyaannya, apa yang bisa kita berikan kepada negara dalam kapasitas kita sebagai perempuan?” imbuhnya.

Anita kemudian menguraikan peran istri-istri dari hakim dan pegawai pengadilan. Pertama, menjadi ibu bagi anak-anak. Ibu adalah pusat keluarga. Ibu adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. “Sebagai ibu, kita berperan sebagai pendidik generasi penerus bangsa ini. Di tangan kitalah para tunas pemimpin bangsa kita bentuk. Maka tingkatkan kualitas kita sebagai seorang ibu, dengan senantiasa menghadirkan waktu yang berkualitas untuk menanamkan nilai-nilai keluhuran budi pekerti, rasa cinta tanah air, serta ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi dirinya kelak di masa depan,” tuturnya lagi.

Ibu dari Fayad yang menamatkan pendidikan S-1 dari Universitas Kairo itu lalu mengutip surat RA Kartini yang dikirimkan kepada Prof. Dr. G.K. Anton dan Nyonya, tanggal 4 Oktober 1902.

“Kami hendak menjadikan perempuan menjadi lebih cakap dalam melakukan tugas besar yang diletakkan oleh ibu Alam sendiri ke dalam tangannya agar menjadi ibu yang menjadi pendidik anak-anak mereka. Ibu adalah pusat kehidupan rumah tangga. Kepada mereka dibebankan tugas besar mendidik anak-anaknya, pendidikan yang akan membentuk budi pekertinya. Berilah pendidikan yang baik bagi anak-anak perempuan. Siapkanlah dia masak-masak untuk menjalankan tugasnya yang berat. Demikian tulis Kartini,” jelasnya.

Anita sedang menyampaikan pidato

 

Selanjutnya, Anita memaparkan peran perempuan yang kedua sebagai istri. Menurutnya, perempuan mempunyai peran besar bagi suaminya. Istri adalah belahan jiwa bagi suami. Istri memiliki sumbangan besar dalam menjaga kedamaian dan ketenangan suami. Ketika istri senantiasa menghadirkan ketenangan bagi jiwa suami, maka suami pun akan tenang dalam menjalankan tugasnya dalam mencari nafkah. Sedekat apapun seorang laki-laki dengan rekan-rekan kerjanya, tetap lebih dekat ia dengan istrinya. Tidak mustahil, keputusan penting diambil oleh sang suami ketika di atas tempat tidur. Maka, istri yang baik akan membawa kebaikan bagi pengambilan keputusan suaminya. Karena itu, ada ungkapan mengatakan, “Di balik kesuksesan seorang pria, ada perempuan hebat di belakangnya.”

“Jangan menuntut apa yang tidak bisa suami berikan kepada kita. Jika kita menuntut lebih dari apa yang dihasilkan suami, mereka juga tidak akan tenang bekerja di kantor dan bisa jadi mencari-cari dari jalan yang tidak halal. Sebagai istri yang baik, kita harus selalu mengingatkan suami agar memberikan rizki yang halal untuk menghidupi keluarga. Nasehati suami untuk bekerja dengan baik dan tidak tergoda segala upaya suap dan korupsi.

Dengan menjalankan peran yang baik sebagai istri, kita juga turut membangun negeri ini dan menjaganya dari dahsyatnya dampak buruk korupsi bagi kemajuan bangsa. Semua itu dilakukan semata-mata sebagai wujud syukur kita atas kemerdekaan yang telah kita hirup selama 69 tahun ini,” lanjutnya.

Di akhir pidatonya, Anita mengutip sebuah kalimat yang kerap ia temukan pada stiker yang tertempel di kaca-kaca jendela bis kota Kairo, saat ia kuliah di Negeri Piramida itu. Ittaqillah wa Laa Tuth’imnaa illaa Halaalan fa Innaa Nashbiru ‘ala al-Juu’iwa Laa Nashbiru ‘alaa al-Naar. Artinya, “Takutlah (wahai suamiku) kepada Allah, janganlah Kamu beri makan kami kecuali dari rizki yang halal. Sesungguhnya kami (istri dan anak-anakmu) kuat bersabar dari rasa lapar. Tetapi kami tidak kuat untuk menghadapi api neraka”.

Begitu Anita menyudahi pidatonya, hadirin pun bertepuk tangan. Ketua I Dharmayukti Karini Cabang Mempawah, Ny. Yosi Wanjofrizal, yang menyaksikan penampilan Anita mengaku puas dan bangga. “Ada pesan moral yang baik, yang bisa diambil,” ungkapnya.

Kebanggaan itu menjadi lengkap setelah Anita diumumkan sebagai Juara I. Ny. Yosi Wanjofrizal berharap, prestasi itu dapat dipertahankan dan Cabang Mempawah dapat terus berprestasi di masa-masa menatang.

Sementara itu, saat memberikan pembinaan Ketua Dharmayukti Karini Daerah Kalimantan Barat, Ny. Basuki DS meminta seluruh pengurus Dharmayukti Karini agar tertib administrasi dengan disiplin mengirimkan laporan enam bulanan ke pengurus daerah untuk selanjutnya dilaporkan ke pusat. Ia juga berpesan agar senantiasa menjaga kekompakkan dalam berorganisasi dan mendukung setiap program yang telah ditetapkan. (ahru/ita)

sumber: pa-mempawah.go.id

Dharmayukti Mempawah Hadiri Pertemuan Daerah di PT Pontianak

Enter a caption

Sabtu (22/2/2014) beberapa pengurus dan anggota Dharmayukti Karini Cabang Kabupaten Pontianak menghadiri pertemuan Dharmayukti Karini Se-Kalimantan Barat di Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak. Sebagian di antara mereka adalah istri-istri hakim PA Mempawah, yaitu Ny. Sumiana Fuadi, Ny. Eny Gapima Aprianto, Ny. Yeni Warhan Latief dan Ny. Anita Fahrurrozi.

Istri Ketua PA Mempawah, Ny. Yosi Wanjofrizal dan istri Wakil Ketua, Ny. Ida Mahmud berhalangan hadir karena keduanya belum bisa tinggal di Mempawah. Yang pertama menemani anak-anak sekolah di Kalimantan Timur sampai lulus tahun ajaran, dan yang kedua juga menemani anak-anak sekolah di Depok Jawa Barat.

Pada pertemuan itu, Ketua Dharmayukti Karini Kalimantan Barat, Ny. Basuki DS memperkenalkan diri sebagai warga baru di organisasi istri hakim dan pegawai pengadilan se-Kalimantan Barat. Dalam pengarahannya, ia meminta seluruh pengurus Dharmayukti Karini agar tertib administrasi dan tertib organisasi, dan menghayati visi misi Dharmayukti Karini.

Selain pertemuan rutin, kegiatan itu disemarakkan dengan bazar yang menampilkan kerajinan dari cabang-cabang se-Kalimantan Barat. Yang lebih seru lagi, juga diadakan lomba-lomba khusus perempuan. Misalnya lomba berhias tanpa cermin dan lomba mengenakan jilbab tanpa cermin.

Materi public speaking juga diberikan pada kegiatan tersebut. Tujuannya agar para istri hakim dan pegawai pengadilan tidak menemukan kesulitan ketika harus tampil di depan umum. Dra. Marti Sarwana, Msi. yang bertindak sebagai pemberi materi menguraikan bagaimana mempersiapkan diri sebelum naik ke mimbar. Apa saja yang harus disiapkan dan bagaimana membuat alur materi yang aktual, menarik dan bermanfaat.

“Saat tampil harus berpakaian yang bersih, rapi, serasi, cocok dengan tujuan dan jangan salah kostum. Make up pun harus pas dan tidak berlebihan. Kemudian body language yang seperlunya. Jangan makan dan minum yang mengganggu tubuh menjelang tampil,” ujarnya.

“Jika Anda naik mimbar tanpa persiapan maka Anda akan turun tanpa penghormatan,” lanjut Marti Sarwana mengingatkan ibu-ibu yang memadati aula PT Pontianak.

Seusai pertemuan, rombongan dari PA dan PN Mempawah singgah di Restoran Bambu Pontianak. Selain menyantap hidangan, mereka membicarakan tentang perkembangan Dharmayukti Karini Cabang Kabupaten Pontianak.

Pertemuan Dharmayukti Karini Se-Kalimantan Barat merupakan kegiatan rutin 6 bulan sekali. Rencananya, pertemuan berikutnya akan diselenggarakan di Kota Singkawang.

sumber: pa mempawah.go.id

Jurnal Pediatri

Forum Ilmiah Kesehatan Anak

Bulletin Dharmayukti Karini

PROVINSI SUMATERA SELATAN

BULLETIN

DHARMAYUKTI KARINI PROVINSI JAMBI

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

Longreads

The best longform stories on the web

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging